√ Cara Membuat Pupuk Organik Berkualitas Dengan Mudah & Cepat!

Cara Membuat Pupuk Organik – Pupuk Organik adalah pupuk yang pastinya dibuat dari bahan-bahan yang alami dan manfaatnya juga sudah tidak diragukan lagi dalam dunia pertanian.

Cara membuat pupuk organik merupakan hal penting yang harus diketahui oleh para petani dan juga mereka yang bekerja dalam bidang perkebunan.

Karena, selain dapat meningkatkan hasil pertanian, penggunaan pupuk organik juga memiliki sejumlah manfaat lain seperti meningkatkan jumlah jasad renik yang bermanfaat bagi tanaman, menjaga struktur dan kesuburan tanah, serta membuat tanah dapat menyimpan air lebih banyak di musim kemarau.

Tak hanya itu, pupuk organik merupakan sumber unsur hara bagi tanaman yang akan membuat tanaman lebih sehat dan memiliki ketahanan yang lebih baik.

 

Perbedaan Pupuk Organik dan Anorganik

Secara umum, pupuk memiliki peran yang sangat penting bagi tanaman, yaitu sebagai perangsang pertumbuhan akar, batang, dan daun, serta meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil tanaman.

Berdasarkan komposisi atau bahan pembuatannya, pupuk dibedakan menjadi 2 macam, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik.

Pupuk Organik (Pupuk Alami) adalah pupuk yang pembuatanya berasal dari bahan-bahan organik atau bahan alami, seperti dari penguraian mikroorganisme terhadap jasad tumbuhan atau hewan, kotoran hewan, dedaunan yang membusuk, sekam, dan semua bahan alami yang bebas dari campuran bahan kimia.

Pupuk organik bersifat slow release, yaitu pupuk yang laju pelepasannya cenderung lambat. Ada beragam jenis pupuk organik, di antaranya pupuk kandang, pupuk kompos, bokashi, pupuk hijau, pupuk saresah, pupuk cair organik, dan sebagainya.

Sedangkan Pupuk An-organik (Pupuk Kimia) adalah pupuk yang pembuatannya berasal dari bahan-bahan kimia aktif atau hasil dari proses rekayasa kimia baik secara fisik maupun biologis. Pupuk Anorganik yang banyak beredar di pasaran diproduksi oleh pabrik-pabrik kimia.

Proses pembuatannya dilakukan dengan cara mengambil (menambang) bahan-bahan mineral seperti Natrium nitrat dari alam untuk selanjutnya diolah dan dikemas dalam kadar hara tertentu. Contoh pupuk Anorganik di antaranya, Pupuk Urea, ZA, SP36, dan banyak lagi.

Di antara kedua jenis pupuk tersebut, pupuk organik memiliki sejumlah keunggulan, antara lain:

  • Memperbaiki struktur tanah menjadi lebih remah dan gembur.
  • Menaikkan kemampuan daya serap air oleh tanah, sehingga saat musim kemarau tanah tidak mudah kehilangan air.
  • Memiliki kandungan unsur hara yang lengkap, meski kadarnya tidak sebanyak pada pupuk anorganik.
  • Meningkatkan aktivitas dan perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman.

 

Cara Membuat Pupuk Organik

Cara membuat pupuk organik merupakan hal penting yang harus diketahui oleh petani mengingat banyak kelebihan yang bisa diperoleh dari pupuk organik.

Cara pembuatannya sangat mudah, Anda dapat mencobanya sendiri di rumah. Tetapi karena sifatnya yang slow release, sehingga proses pembuatannya memang memerlukan waktu agak lama.

Berikut ini kami akan menjelaskan kepada Anda beberapa cara mudah dalam membuat pupuk organik.

 

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Secara umum, cara membuat pupuk organik cair adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan organik bekas yang sudah tidak terpakai lagi.

Di bawah ini merupakan bahan-bahan untuk pupuk organik cair yang bisa kita peroleh dengan mudah:

  • Kotoran ayam, jerami, dan limbah sayuran hijau: pupuk organik cair yang dibuat dengan bahan baku ini memiliki kandungan unsur Nitrogen yang tinggi sehingga cocok diterapkan untuk merangsang pertumbuhan tunas dan daun.
  • Kotoran kambing, kotoran sapi, dedak, dan sekam padi: pupuk organik cair yang dihasilkan dari bahan baku tersebut memiliki kandungan Kalium dan Fosfor yang tinggi sehingga cocok diterapkan untuk mempercepat pertumbuhan buah.
  • Pepaya busuk, jambu biji busuk dan limbah buah lainnya: pupuk organik cair yang dihasilkan dari bahan baku ini juga cocok untuk mempercepat pertumbuhan buah.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai cara membuat pupuk organik cair, silahkan baca disini

 

Cara Membuat Pupuk Organik Padat

Dalam pembuatan pupuk organik padat juga tidaklah sulit, Anda bisa membuatnya dari kotoran hewan ternak seperti kambing, domba, sapi, ataupun kerbau.

Berikut ini kami berikan langkah demi langkah dalam pembuatan pupuk organik padat:

  • Sediakan tempat yang terlindung dari hujan dan air yang menggenang. Hamparkan kotoran hewan dengan ketebalan sekitar 20-30 cm.
  • Taburkan dolomit, abu, dan decomposer secukupnya.
  • Lalu siapkan EM4 sesuai dosis yang ditetapkan, larutkan dalam air dan siramkan pada permukaan kotoran. EM4 adalah mikroorganisme inokulan yang dapat meningkatkan perkembangan mikroorganisme tanah.
  • Buat lapisan berikutnya sampai semua bahan habis. Cangkul salah satu sisi searah sampai terbuat timbunan baru, lakukan kembali ke arah sebaliknya hingga membentuk gunungan sebesar lebar terpal penutup.
  • Tutup gunungan dengan terpal rapat-rapat. Beri beban di bagian pinggir agar terpal tidak tertiup angin.
  • Diamkan selama 1 minggu, lalu buka terpal dan diaduk dengan tujuan untuk pemberian airasi pada proses pengomposan.
  • Kira-kira jangka waktu 3 minggu, kompos dibongkar dan dianginkan untuk menghilangkan bau amoniak.
  • Pupuk organik padat yang Anda buat sudah bisa dipakai.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai cara membuat pupuk organik padat, silahkan baca disini

 

Cara Membuat Pupuk Organik dari Limbah Rumah Tangga

Cara pembuatannya dengan memanfaatkan sampah rumah tangga terutama yang terbuat dari bahan organik atau yang berasal dari mahluk hidup.

Sampah organik di antaranya seperti sayuran atau buah yang sudah busuk, makanan basi, dan sebagainya. Untuk cara pembuatannya, silahkan simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Sediakan bahan bakunya berupa sampah-sampah organik dari limbah rumah tangga, dan cincang sampai berukuran kecil-kecil.
  • Siapkan tong plastik lengkap dengan tutupnya. Sediakan pula kantong plastik dan beri beberapa lubang sekitar 1 cm sebagai buangan air.
  • Siapkan EM4 untuk mempercepat proses pelarutan. EM 4 bisa dibeli di toko-toko pertanian atau membuatnya sendiri.
  • Larutkan gula atau tetes tebu untuk mengaktifkan EM4.
  • Siapkan air sumur, campurkan semua bahan baku mulai dari sampah organik, air gula, dan EM4 ke dalam kantong plastik, lalu ikat ujungnya dengan rapat. Masukkan kantong plastik ke dalam tong, dan tambahkan dengan air.
  • Tutup rapat tong, diamkan sekitar 3 minggu. Dari proses ini Anda akan mendapatkan pupuk organik padat dari sampah hijau, dan pupuk organik cair dari air yang ada di dalam tong.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai cara membuat pupuk organik dari limbah rumah tangga, silahkan baca disini

 

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Bagi petani yang beternak kambing atau berada di dekat peterkanan kambing, pupuk organik dari kotoran kambing merupakan pilihan mudah yang bisa Anda buat sendiri.

Proses pembuatannya sangat mudah, kira-kira hampir sama dengan cara pembuatan pupuk organik padat yang telah kami ulas sebelumnya. Bahan-bahan yang diperlukan antara lain:

  • Kotoran kambing sebanyak kurang lebih 1 ton.
  • Dolomit (kapur pertanian) sebanyak 200 kilogram.
  • Abu/sekam atau bekas gergajian kayu sebanyak 200 kilogram.
  • Decomposer (EM4) sebanyak 4 botol.

Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut:

  • Hancurkan kotoran kambing atau bisa dicampur dengan Urea sekitar 1 %.
  • Setelah kotoran kambing hancur, sediakan tempat untuk menghampar bahan-bahan. Tempat haruslah yang ternaungi dan tidak tergenang air saat hujan.
  • Campurkan bahan-bahan dengan membuat lapisan-lapisan supaya lebih mudah dan cepat merata.
  • Siapkan EM4 yang dilarutkan dalam air, lalu siramkan pada lapisan bahan-bahan tadi.
  • Setelah dicangkul secara merata, tutup timbunan kotoran kambing dengan terpal, diamkan selama kurang lebih 1 minggu, lalu buka terpal dan aduk bahan-bahan agar terjadi airasi pada proses pengomposan.
  • Bongkar kompos setelah 3 minggu, agar terkena angin dan bau amoniak hilang. Pupuk organik dari kotoran kambing telah siap untuk dipakai.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing, silahkan baca disini

 

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Sapi

Proses pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi sangat mudah, bahan-bahan yang diperlukan antara lain 1 ton kotoran sapi, 200 kg dolomit (kapur pertanian), 200 kg abu/sekam (serbuk gergaji), 4 botol EM4.

Cara pembuatannya hampir sama dengan pupuk organik dari kotoran kambing, antara lain:

  • Hancurkan kotoran sapi, sediakan tempat untuk mencampur dan menghampar bahan-bahan.
  • Siramkan larutan EM4, cangkul dengan searah agar merata.
  • Tutup dengan terpal campuran tadi selama 1 minggu, kemudian buka tutup terpal untuk mengaduk bahan-bahan pupuk tadi.
  • Diamkan lagi selama 3 minggu agar terkena angin dan menghilangkan bau amoniak. Pupuk organik dari kotoran sapi siap dipakai.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai cara membuat pupuk organik dari kotoran Sapi, silahkan baca disini

 

Pupuk Organik Terbaik Karya Anak Bangsa

Pupuk Organik Nasa merupakan pengembangan dari pupuk organik yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara. Pupuk Organik Nasa terjamin kualitasnya, mampu menyuburkan lahan, menyehatkan tanaman, dan meningkatkan hasil budidaya.

Terdapat beberapa macam produk Pupuk Organik NASA yang telah diakui kualitas dan manfaatnya. Berikut ini kami akan bahas apa saja jenis produk Pupuk Organik Nasa beserta penjelasannya secara singkat.

 

POC Nasa

POC (Pupuk Organik Cair) NASA merupakan pupuk organik 100 persen terbuat dari ekstraksi bahan-bahan alami yang dipadukan dengan bumbu-bumbu alami penyubur tanaman. Produk ini diproses menggunakan teknologi terkini yang mengusung prinsip Zero Emision Concept.

POC Nasa adalah pupuk cair yang sudah berbentuk ion sehingga gampang diserap tanaman dan mampu meningkatkan hasil budidaya secara maksimal.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan POC Nasa berasal dari bahan alami pilihan seperti rumput-rumputan, dan tumbuhan lain yang bergizi tinggi sehingga sangat efektif menyuburkan lahan maupun tanaman.

POC NASA mengandung banyak nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tanaman di antaranya N 0,12%, K 0,31%, S 0,12%, P205 0,03%, Ca 60,40 ppm, Cl 0,29%, Na 0,15%, lemak 0,44%, protein 0,72%, dan banyak lagi.

Selain itu, POC NASA juga mengandung asam-asam organik seperti humat dan vulvat, zat perangsang tumbuh, dan masih banyak lagi unsur hara lainnya yang bermanfaat besar bagi kesehatan dan ketahanan tanaman.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai manfaat, kandungan, cara penggunaan serta tanya jawab seputar POC Nasa, silahkan baca disini

 

Power Nutrition

Produk NASA yang satu ini bernama Power Nutrition. Produk ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan sangat cocok untuk digunakan pada tanaman buah.

Pupuk organik Power Nutrition dibuat dari bahan alami terbaik yang diproses secara modern sehingga dapat diserap dengan mudah oleh jaringan tanaman.

Tanaman buah-buahan seperti mangga, jeruk, lada, panili, kelapa sawit, cokelat, dan lain-lain dapat meningkat hasil produksinya bila Anda menggunakan Power Nutrition.

Beberapa manfaat Power Nutrition NASA yang bisa diperoleh bagi tanaman, antara lain:
• Meningkatkan hasil produksi buah dan membantu proses pembuahan pada tanaman saat di luar musim.
• Memperbaiki dan mempercepat pertumbuhan tanaman.
• Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit.
• Meningkatkan mutu buah mulai dari rasa, warna, hingga aromanya.
• Dan masih banyak lagi manfaat Power Nutrition lainnya.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai manfaat, kandungan, cara penggunaan serta tanya jawab seputar Power Nutrition Nasa, silahkan baca disini

 

Hormonik

Hormonik adalah produk hormon organik keluaran PT Natural Nusantara (NASA) yang mengandung senyawa alami berupa Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Auksin, Giberelin, dan Sitokinin yang berperan penting dalam mengatur pertumbuhan tanaman.

Produk Hormonik dari NASA diproses menggunakan formula khusus dari bahan alami yang menjadi kebutuhan semua jenis tanaman. Hormonik sangat aman dan tidak mengganggu kesehatan saat digunakan oleh manusia, hewan, maupun lingkungan.

Selain mempercepat proses pertumbuhan batang dan akar, Hormonik juga memiliki banyak manfaat antara lain memperbesar dan memperbanyak umbi, mengurangi kerontokan pada bunga dan buah, meningkatkan kualitas dan kuantitas buah, serta meningkatkan ketahanan pada hasil panen.

Wah, ternyata banyak ya manfaat produk Hormonik untuk tanaman?

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai manfaat, kandungan, cara penggunaan serta tanya jawab seputar Hormonik Nasa, silahkan baca disini

 

Supernasa

Supernasa merupakan salah satu produk pupuk organik andalan dari PT Natural Nusantara (NASA). Pupuk organik ini terdiri dari 2 macam, yaitu POP Supernasa (Pupuk Organik Padat), dan Supernasa Granule. Keduanya memiliki manfaat penting dalam pembenah kesuburan tanah.

 

POP Supernasa

POP Supernasa adalah produk pupuk organik padat yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara dengan manfaat penting bagi pertanian, yaitu sebagai pembenah tanah (starter kesuburan).

Selain itu, formula organik yang terkandung dalam POP Supernasa juga dapat memperbaiki kerusakan tanah dengan cara khemis, fisik, dan biologis.

Secara khemis artinya menyediakan semua unsur hara penting untuk tanaman, secara fisik yaitu dapat menggemburkan dan menjaga struktur tanah, sedangkan secara biologis berarti membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat untuk tanaman.

Tak hanya itu, penggunaan pupuk NPK Kimia seperti SP-36, Urea, dan KCl jumlahnya dapat dikurangi jika kita menggunakan POP Supernasa.

Manfaat lainnya dari POP Supernasa juga dapat meningkatkan hasil produksi tanaman sehingga keuntungan yang lebih besar bisa diperoleh petani.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai manfaat, kandungan, cara penggunaan serta tanya jawab seputar POP Supernasa, silahkan baca disini

 

Supernasa Granule

Supernasa Granule merupakan produk pupuk organik dari PT Natural Nusantara (NASA) yang berbentuk butiran (granule).

Pupuk ini terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk semua jenis tanaman, baik dalam bidang pertanian maupun perkebunan.

Di dalam pupuk organik yang berbentuk butiran-butiran kecil berwarna cokelat gelap kehitaman ini terkandung banyak vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan produksi tanaman.

Pupuk Supernasa Granule terbuat dari bahan pupuk kandang yang diolah secara modern 100 persen tanpa menggunakan bahan kimia.

Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan Supernasa Granule antara lain:

  • Memperbaiki kerusakan tanah dengan secara tahap membuat tanah menjadi gembur dan subur kembali.
  • Meningkatkan kesuburan khemis dan biologis pada tanah.
  • Mengurangi penggunaan jumlah pupuk kimia seperti Urea, KCl, dan TSP hingga 50 persen.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman.
  • Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit dan pengaruh cuaca.
  • Dan masih banyak lagi manfaat lainnya dari Supernasa Granule.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai manfaat, kandungan, cara penggunaan serta tanya jawab seputar Supernasa Granule, silahkan baca disini

 

Pupuk Organik Bermanfaat Besar Bagi Tanaman dan Lingkungan

Nah, bagaimana dengan cara pembuatan pupuk organik yang telah kami jelaskan di atas. Tentunya sangat mudah bukan? Meski demikian, prosesnya memang memakan waktu yang tidak sebentar, diperlukan setidaknya 1 bulan untuk membuat pupuk organik yang siap pakai.

Nah, bagi Anda yang membutuhkan pupuk organik dalam waktu cepat, dapat mencoba beragam produk Pupuk Organik dari NASA yang bisa Anda lihat seluruh produknya di kategori ini. Apalagi kandungan nutrisi dan manfaatnya begitu besar bagi tanaman dan juga hasil panen.

Tentunya, kehadiran aneka produk pupuk organik dari NASA ini makin memudahkan Anda dalam meningkatkan hasil produksi panen sehingga keuntungan lebih besar pun bisa Anda nikmati.

Selain itu, kualitas lahan dan lingkungan di sekitarnya juga akan tetap terjaga sehingga baik digunakan hingga untuk jangka waktu yang lama.

Demikian pembahasan dari kami mengenai cara membuat pupuk organik secara singkat, untuk lebih detail mengenai cara pembuatan dan bahan-bahannya, silahkan anda kunjungi link pada masing-masing sub bahasan cara pembuatan pupuk organik diatas.

Jika Anda merasa pembahasan ini bermanfaat, sudilah kiranya untuk Share artikel ini ke rekan-rekan Anda, Terimakasih & Go Organik Indonesiaku…

Rate this post
error: Content is protected !!