Cara Membuat Pupuk Organik Cair Lengkap Beserta Cara Penggunaannya

pupuk organik cair, manfaat pupuk organik cair, cara buat pupuk organik cair, cara bikin pupuk organik cair, cara membuat pupuk organik cair, cara membuat pupuk organik cair terbaik, cara membuat pupuk organik cair super

Cara Membuat Pupuk Organik Cair – Pengertian Pupuk Organik Cair (POC) adalah larutan dari pembusukan jasad mahluk hidup, atau kotoran hewan yang memiliki kandungan lebih dari satu unsur hara.

Pupuk organik cair juga dapat diartikan sebagai pupuk berfasa cair yang dibuat melalui proses pengomposan bahan-bahan alami.

Keunggulan dari Pupuk Organik Cair ialah mampu secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak terpengaruh dalam pencucian hara, dan dapat secara cepat menyediakan hara bagi tanaman.

Pupuk organik cair juga tidak merusak tanah dan tanaman walaupun digunakan sesering mungkin.

Pupuk jenis ini juga memiliki bahan pengikat sehingga tanaman dapat langsung menyerap larutan pupuk yang diberikan pada permukaan tanah.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ayam

Pupuk organik cair dapat dibuat menggunakan kotoran hewan ternak seperti kambing, sapi, kerbau, ataupun ayam.

Cara pembuatannya cukup mudah, dan berikut ini kami akan memberikan penjelasan cara membuat pupuk organik cair dari bahan kotoran ayam.

pupuk organik dari kotoran ayam, pupuk organik cair dari kotoran ayam, cara membuat pupuk organik cair dari kotoran ayam, cara buat pupuk organik cair dari kotoran ayam, cara bikin pupuk organik cair dari kotoran ayam

Bahan-bahan Pembuatan Pupuk Organik Cair

  • 1 karung kotoran ayam
  • Setengah karung dedak
  • 30 kg bahan campuran yang terdiri dari gedebong pisang, jerami, dan daun leguminosa
  • 100 gram gula merah
  • 50 ml EM4 (bioaktivator)
  • Air bersih secukupnya

 

Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Organik Cair

  1. Siapkan tong plastik yang ada tutupnya (kedap udara) berukuran 100 liter sebagai media pembuatan pupuk, selang aerotor transparan berdiameter 0,5 cm, dan botol plastik ukuran 1 liter.
  2. Lubangi tutup tong sesuai ukuran selang aerotor.
  3. Potong kecil-kecil bahan organik yang tadi telah disiapkan sebagai bahan baku. Masukkan ke dalam tong, dan beri air dengan takaran setengah dari bahan baku. Lalu aduk-aduk sampai merata.
  4. Buat larutan bioaktivator EM4, gula merah, dan tambahkan 5 liter air, lalu aduk hingga merata. Masukkan larutan tersebut ke dalam tong yang berisi bahan-bahan organik tadi.
  5. Tutup tong rapat-rapat, dan masukkan selang melalui lubang pada tutup tersebut. Rekatkan lubang sehingga tong menjadi kedap udara. Ujung selang yang lain masukkan ke dalam botol berisi air.
  6. Pastikan tong benar-benar rapat, karena proses reaksi harus berlangsung secara anaerob. Selang aerotor berfungsi untuk menjaga suhu adonan dalam tong tetap stabil dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa ada udara dari luar tong yang masuk ke dalam.
  7. Diamkan selama 7 sampai 10 hari, coba cek tingkat kematangan adonan dengan membuka tutup tong. Bila baunya seperti tape, maka adonan sudah matang.
  8. Saring ampas pada cairan menggunakan kain. Ampas tersebut juga dapat digunakan dipakai sebagai pupuk organik padat.
  9. Masukkan cairan yang telah jadi pupuk tersebut ke dalam botol plastik atau kaca, dan tutup dengan rapat.
  10. Pupuk organik cair sudah jadi dan siap pakai. Jika dikemas dengan baik, pupuk dapat digunakan hingga jangka waktu 6 bulan.

 

pupuk organik dari sampah rumah tangga, pupuk organik cair dari sampah rumah tangga, cara membuat pupuk organik cair dari sampah rumah tangga, cara buat pupuk organik cair dari sampah rumah tangga, cara bikin pupuk organik cair dari sampah rumah tangga

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Sampah Rumah Tangga

Pupuk organik cair juga dapat dibuat dari bahan-bahan sampah rumah tangga.

Selain bahan-bahannya mudah didapat, pupuk organik cair juga lebih ramah lingkungan dan dapat diserap oleh tanaman dengan mudah.

 

Bahan-bahan untuk Membuat Pupuk Organik Cair

  • Sampah organik sisa rumah tangga seperti sayur, buah, ataupun daging yang sudah tidak terpakai.
  • EM4 dan larutan gula atau air tebu untuk mengaktifkannya.
  • Air bersih secukupnya.
Baca Juga :  Cara Membuat Pupuk Organik Padat

 

Cara Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Rumah Tangga

  1. Rajang atau potong kecil-kecil sampah organik seperti sisa sayuran, makanan basi, dan sebagainya, lalu masukkan ke dalam kantong plastik. Kemudian siapkan tong plastik, bisa berasal dari bekas wadah cat tembok ukuran 25 kg, atau ember yang ada tutupnya.
  2. Kantong plastik berisi bahan-bahan organik tadi diberi lubang sekitar 1 cm yang fungsinya untuk memperlancar sirkulasi air di dalam tong.
  3. Masukkan kantong plastik berisi bahan-bahan organik ke dalam tong. Masukkan EM4 dan larutan gula ke dalam tong.
  4. Masukkan air sumur ke dalam tong, sebaiknya jangan menggunakan air hujan atau air PAM atau air irigasi karena dikhawatirkan sudah tercemar zat kimia yang akan menghambat perkembangan mikroorganisme di dalam tong.
  5. Ikat kantong plastik berisi sampah organik dan tutup tong dengan rapat selama kurang lebih tiga minggu.
  6. Setelah tiga minggu, sampah dalam tong akan terlihat menyusut dan tidak berbau. Angkat bahan-bahan pada kantong plastik sampai air tiris.
  7. Air dalam tong sudah siap untuk dijadikan pupuk organik cair. Sementara bahan organik pada kantong plastik dapat dijadikan sebagai pupuk organik padat.

 

Sifat dan Karakteristik Pupuk Organik Cair

Dalam bercocok tanam, pupuk organik cair tidak dapat dijadikan sebagai pupuk utama.

Untuk pupuk utama (dasar), sebaiknya gunakan pupuk organik padat.

Sementara pupuk cair bersifat mudah dicerna oleh tanaman dan lebih efektif bila diaplikasikan pada daun, bunga dan batang.

Akan tetapi, nutrisi pada pupuk cair memang lebih rentan terbawa erosi.

Pupuk organik cair dapat berfungsi sebagai perangsang tumbuh bagi tanaman.

Terutama ketika tanaman mulai bertunas atau ketika tanaman mengalami fase dari vegetatif ke generatif, pupuk cair dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji.

Pupuk organik cair dapat langsung diserap daun dan batang melalui stomata atau pori-pori pada permukaannya.

Namun, pemberian pupuk organik cair lewat daun juga harus hati-hati, jangan sampai kelebihan dosis karena dapat mengakibatkan kematian pada tanaman.

 

Cara Penggunaan Pupuk Organik Cair pada Tanaman

Pupuk organik cair lebih tepat digunakan pada daun, bunga, atau batang tanaman karena sifatnya yang mudah diserap.

Encerkan terlebih dahulu pupuk organik cair dengan air bersih, lalu semprotkan pada tanaman.

Dosis atau kepekatan pupuk cair yang akan disemprotkan jangan sampai melebihi 2 persen.

Banyak produk pupuk cair yang penggunaan untuk 1 liternya diencerkan menggunakan air sebanyak 100 liter.

Pupuk organik cair dapat disemprotkan pada tanaman yang baru bertunas guna merangsang pertumbuhan daun.

Penyemprotan juga bisa dilakukan saat perubahan fase tanaman dari vegetatif ke generatif untuk meningkatkan hasil buah, biji atau umbi.

Semprotkan pupuk cair pada bagian bunga, atau batang dan daun.

Penyemprotan sebaiknya dilakukan setiap satu minggu sekali saat musim kering atau 3 hari sekali di musim hujan.

Akan tetapi, dosis tersebut juga harus disesuaikan lagi dengan jenis tanaman yang akan disemprot.

Penggunaan pupuk cair untuk merangsang pertumbuhan daun, hendaknya menggunakan bahan baku organik dari jenis daun-daunan dalam pembuatannya.

Sedangkan untuk merangsang pertumbuhan buah, gunakan bahan organik dari sisa limbah buah, sekam padi, atau kulit buah-buahan.

Nah, bagaimana dengan cara membuat pupuk organik cair beserta cara penggunaannya pada tanaman yang telah kami jelaskan tadi?

Cukup mudah untuk dilakukan sendiri di rumah bukan?

Jika Anda tidak ingen ribet dengan tutorial cara membuat pupuk organik, Anda juga dapat membeli pupuk organik cair yang memang sudah terbukti digunakan oleh mayoritas petani disini.

5 (100%) 10 votes
Tags: cara membuat gas jadi cair

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!