Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

pupuk organik dari kotoran kambing, cara buat pupuk organik dari kotoran kambing, cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing, cara bikin pupuk organik dari kotoran kambing, bagaimana cara buat pupuk organik dari kotoran kambing, bagaimana cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing, pupuk organik dari tai kambing

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing – Pupuk organik merupakan sumber nutrisi yang bagus untuk meningkatkan kesuburan dan kegemburan lahan pertanian.

Misalnya saja pupuk organik yang terbuat dari kotoran kambing, manfaatnya cukup besar bagi tanaman bila diterapkan dengan baik pada lahan pertanian.

Pembuatan pupuk kompos dari kotoran Kambing bisa dilakukan oleh peternak maupun petani secara individu karena caranya amat mudah dan sederhana. Bahan-bahannya pun bisa didapatkan dengan mudah di sekitar lingkungan peternak atau petani.

 

Manfaat Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Kandungan N, P, dan K yang tinggi pada kotoran Kambing yang diolah menjadi pupuk organik mampu mencukupi unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman, serta dapat memperbaiki struktur tanah menjadi lahan pertanian yang gembur dan subur.

Tanah dengan kualitas yang baik tentunya akan meningkatkan kelarutan unsur-unsur anorganik di dalamnya.

Aktivitas mikroorganisme pun meningkat sehingga akan tersedia cukup asam amino, vitamin, zat gula, dan zat-zat bioaktif lainnya yang bermanfaat dalam memaksimalkan pertumbuhan tanaman.

Sebelum kita membahas tentang cara pembuatan pupuk organik dari kotoran Kambing, ada baiknya kita ketahui dahulu apa saja manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaannya:

  • Memperbaiki struktur tanah yang keras dan berlempung sehingga menjadi lebih gembur dan mudah diolah.
  • Menguatkan daya ikat tanah berpasir agar tidak berderai.
  • Meningkatkan daya ikat tanah terhadap air dan unsur-unsur hara di dalam tanah yang bermanfaat dalam pertumbuhan tanaman.
  • Membenahi drainase dan tata udara di dalam tanah.
  • Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap dan cukup untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman.
  • Membantu proses pelapukan bahan mineral menjadi lebih cepat dan mudah.
  • Menyediakan bahan makanan untuk mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tumbuhan.
  • Menurunkan aktivitas mikroorganisme yang merugikan tanaman.

Pupuk kompos tidak dapat bereaksi secara langsung karena bentuk N, P, dan unsur lain yang terkandung di dalamnya sulit terurai.

Pemakaian pupuk kimia, pestisida, maupun herbisida berbahan kimia dalam jangka panjang dikhawatirkan akan berbahaya untuk kesehatan, juga dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan jika digunakan secara terus menerus.

Tetapi, penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia untuk tanaman mulai dirasa mengkhawatirkan mengenai efek jangka panjangnya bagi linkungan dan kesehatan.

Oleh sebab itu, penggunaan pupuk organik dan semua produk pertanian organik secara luas diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkunan terhadap bahan-bahan kimia sehingga mencegah penurunan fungsi dan kualitas tanah.

Langkah-langkah Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Cara pembuatan pupuk organik dari kotoran Kambing cukup mudah, dan biayanya pun relatif hemat.

Anda hanya perlu mengeluarkan sedikit tenaga dan sedikit meluangkan waktu saja.

Bahan utamanya berupa kotoran kambing dan ada beberapa bahan tambahan lain seperti jerami dan EM4.

Jerami padi bisa Anda dapatkan dengan mudah, dan menurut penelitian dapat menghasilkan kompos dengan kualitas yang lebih baik.

Sedangkan EM4 digunakan sebagai starter untuk fermentasi. EM4 harus diaktifkan terlebih dahulu sebelum dapat digunakan sebagai starter fermentasi kompos.

Berikut ini kami akan uraikan langkah-langkah membuat pupuk organik dari Kotoran Kambing. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

 

1. Siapkan Bahan-bahan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, Anda perlu menyiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu, yaitu kotoran Kambing dan jerami padi.

Perbandingannya untuk dua bahan tersebut adalah 60:40, perbandingan ini tidaklah baku, bisa juga 50:50 atau 40:60.

Jadi, misalkan Anda mendapatkan kotoran kambing sebanyak 60 kilogram, maka jerami yang diperlukan sekitar 40 kilogram, sehingga totalnya menjadi 100 kilogram.

Sedangkan untuk EM4 yang diperlukan untuk 100 kilogram bahan kompos ialah sebanyak 100 ml. Jangan lupa untuk mengaktifkannya terlebih dahulu.

Baca Juga :  Keuntungan & Kelemahan Dari Pupuk Organik

 

2. Rajang Jerami Padi untuk Proses Pengomposan yang Maksimal

Jerami sebaiknya dirajang (potong kecil-kecil) terlebih dahulu untuk proses pengomposan yang lebih maksimal.

Namun, bila jerami sudah bercampur dengan kotoran kambing dan sulit untuk dipisahkan, tidak masalah bila tidak dirajang.

 

3. Campurkan Bahan-bahan Secara Merata

Langkah berikutnya, campurkan kotoran kambing dengan jerami sampai merata, lalu siramkan dengan EM4 yang sudah aktif hingga merata pula.

Untuk memudahkan Anda dalam proses pencampuran yang merata, hamparkan bahan jerami dan kotoran kambing tipis-tipis, lalu semprotkan secara merata dengan EM4.

Kemudian tambahkan lagi bahan-bahan, hamparkan, dan semprot dengan EM4, lakukan terus langkah ini sampai semua bahan habis.

 

4. Proses Pengomposan

Apabila semua bahan telah habis dibuat adonan, tutup kompos dengan rapat selama minimal empat minggu.

Lakukan pembalikan kompos untuk aerasi setiap 3 hari sekali.

Apabila sudah melewati waktu empat minggu, buka kembali penutup adonan, bila sudah tidak mengeluarkan suhu panas, maka pupuk organik dari kotoran kambing buatan Anda telah jadi, dan siap untuk digunakan.

 

Kandungan Unsur Hara pada Pupuk Organik dari Kotoran Kambing

Penggunaan pupuk organik dan bahan pertanian organik lainnya diharapkan dapat meluas sehingga pencemaran lingkungan terhadap bahan-bahan kimia lebih diminimalisir.

Penggunaan pupuk organik dari kotoran kambing juga dapat menjaga kualitas tanah agar tidak mengalami penurunan pada fungsinya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat di berbagai jurnal, pupuk organik dari kotoran kambing dapat memiliki kandungan unsur hara yang agak berbeda.

Perbedaan biasanya tergantung jenis makanan dari hewan ternak tersebut.

Kambing yang pakan sehari-harinya berupa konsentrat dan jerami biasanya akan menghasilkan kompos dengan unsur hara yang lebih lebih sedikit.

Sementara kambing yang pakan sehari-harinya banyak makan rumput, kandungan unsur hara pada komposnya akan lebih banyak.

Unsur hara yang terkandung pada pupuk organik dari kotoran kambing biasanya berupa Nitrogen 0,4%, Fosfor 0,2%, Kalium 0,1%, dan kandungan air 85%.

Sumber lain juga ada yang menyebutkan tentang kandungan unsur hara yang terdapat pada pupuk organik dari kotoran kambing yaitu:

  • Nitrogen: 0,4-0,1 %.
  • Fosfor: 0,2-0,5%.
  • Kalium: 0,1-1,5 %.
  • Air: 85-92%.

 

Mengapa Kotoran Kambing Perlu Dikomposkan Sebelum Dijadikan Pupuk?

Mungkin ada sebagian orang yang bertanya-tanya mengapa tidak langsung menjadikan kotoran kambing sebagai pupuk?

Pertanyaan yang bagus. Pada dasarnya, kotoran kambing memang dapat dijadikan pupuk bagi tanaman secara langsung tanpa harus melalui proses pengomposan.

Tetapi ada juga beberapa alasan penting yang perlu Anda ketahui bagaimana pemanfaatan pupuk organik dari kotoran kambing menjadi lebih optimal bila melalui proses pengomposan, antara lain:

  • Tanah dengan kandungan udara dan air yang tinggi dapat membuat penguraian bahan organik berlangsung secara cepat sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
  • Penggunaan bahan kotoran kambing secara langsung hanya memasok humus dan unsur hara ke dalam tanah dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga tidak dapat diandalkan secara maksimal untuk kesuburan lahan dan pertumbuhan tanaman.
  • Struktur bahan organik segar tanpa melalui proses pengomposan masih sangat kasar dan daya ikatnya terhadap air juga sangat kecil, sehingga dapat langsung terbenam ke tanah dan membuat tanah menjadi sangat remah.
  • Kotoran kambing tidak selalu tersedia ketika dibutuhkan, dengan melalui proses pengomposan, Anda dapat menyimpan pupuk organik dalam waktu lama sebelum digunakan sebagai pupuk.

Pupuk kompos yang dihasilkan dari kotoran kambing termasuk kategori pupuk organik terbaik, sangat baik untuk diaplikasikan pada semua jenis tanaman. Bahkan juga dapat diaplikasikan pada lahan tambak maupun kolam ikan.

Itulah informasi mengenai cara membuat pupuk organik dari kotoran kambing, jika bermanfaat, bantu share ya, terimakasih…

Jika Anda tidak ingen ribet dengan tutorial cara membuat pupuk organik, Anda juga dapat membeli pupuk organik cair yang memang sudah terbukti digunakan oleh mayoritas petani disini.

Rate this post

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!